













terus terang aku wong desa ra sekolah/ asal: dukuh kali salam/dusun petir Desa kebondalem Kc:bawang Kb: banjarnegara
Dahulu kala, hiduplah raja dan ratu yang kejam.
Keduanya suka berfoya-foya dan menindas rakyat
miskin. Raja dan Ratu ini mempunyai putra dan
putri yang baik hati. Sifat mereka sangat berbeda
dengan kedua orangtua mereka itu. Pangeran Aji
Lesmana dan Puteri Rauna selalu menolong
rakyat yang kesusahan. Keduanya suka menolong
rakyatnya yang memerlukan bantuan.
Suatu hari, Pangeran Aji Lesmana marah pada
ayah bundanya, “Ayah dan Ibu jahat. Mengapa
menyusahkan orang miskin?!”
Raja dan Ratu sangat marah mendengar
perkataan putra mereka itu.
“Jangan mengatur orangtua! Karena kau telah
berbuat salah, aku akan menghukummu. Pergilah
dari istana ini!” usir Raja.
Pangeran Aji Lesmana tidak terkejut. Justru
Puteri Rauna yang tersentak, lalu menangis
memohon kepada ayah bundamya, “Jangan, usir
Kakak! Jika Kakak harus pergi, saya pun pergi!”
Raja dan Ratu sedang naik pitam. Mereka
membiarkan Puteri Rauna pergi mengikuti
kakaknya. Mereka mengembara. Menyamar
menjadi orang biasa. Mengubah nama menjadi
Kusmantoro dan Kusmantari. Mereka pun mencari
guru untuk mendapat ilmu. Mereka ingin
menggunakan ilmu itu untuk menyadarkan kedua
orangtua mereka.
Keduanya sampai di sebuah gubug. Rumah itu
dihuni oleh seorang kakek yang sudah sangat
tua. Kakek sakti itu dulu pernah menjadi guru
kakek mereka. Mereka mencoba mengetuk pintu.
“Silakan masuk, Anak Muda,” sambut kakek renta
yang sudah tahu kalau mereka adalah cucu-cucu
bekas muridnya. Namun kakek itu sengaja pura-
pura tak tahu. Kusmantoro mengutarakan
maksudnya, “Kami, kakak beradik yatim piatu.
Kami ingin berguru pada Panembahan.”
Kakek sakti bernama Panembahan Manraba itu
tersenyum mendengar kebohongan Kusmantoro.
Namun karena kebijakannya, Panembahan
Manraba menerima keduanya menjadi muridnya.
Panembahan Manraba menurunkan ilmu-ilmu
kerohanian dan kanuragan pada Kusmantoro dan
Kusmantari. Keduanya ternyata cukup berbakat.
Dengan cepat mereka menguasai ilmu-ilmu yang
diajarkan. Berbulan-bulan mereka digembleng
guru bijaksana dan sakti itu.
Suatu malam Panembahan memanggil mereka
berdua. “Anakku, Kusmantoro dan Kusmantari.
Untuk sementara sudah cukup kalian berguru di
sini. Ilmu-ilmu lainnya akan kuberikan setelah
kalian melaksanakan satu amalan.”
“Amalan apa itu, Panembahan?” tanya
Kusmantari.
“Besok pagi-pagi sekali, petiklah dua kuntum
melati di samping kanan gubug ini. Lalu
berangkatlah menuju istana di sebelah Barat desa
ini. Berikan dua kuntum bunga melati itu kepada
Pangeran Aji Lesmana dan Puteri Rauna. Mereka
ingin menyadarkan Raja dan Ratu, kedua orang
tua mereka.”
Kusmantoro dan Kusmantari terkejut. Namun
keterkejutan mereka disimpan rapat-rapat.
Mereka tak ingin penyamaran mereka terbuka.
“Dua kuntum melati itu berkhasiat menyadarkan
Raja dan Ratu dari perbuatan buruk mereka.
Namun syaratnya, dua kuntum melati itu hanya
berkhasiat jika disertai kejujuran hati,” pesan
Panembahan Manraba.
Ketika menjelang tidur malam, Kusmantoro dan
Kusmantari resah. Keduanya memikirkan pesan
Panembahan. Apakah mereka harus berterus
terang kalau mereka adalah Pangeran Aji
Lesmana dan Puteri Rauna? Jika tidak berterus
terang, berarti mereka berbohong, tidak jujur.
Padahal kuntum melati hanya berkhasiat bila
disertai dengan kejujuran.
Akhirnya, pagi-pagi sekali mereka menghadap
Panembahan.
“Kami berdua mohon maaf, Panembahan. Kami
bersalah karena tidak jujur kepada Panembahan
selama ini.”
Saya mengerti, Anak-anakku. Saya sudah tahu
kalian berdua adalah Pangeran Aji Lesmana dan
Puteri Rauna. Pulanglah. Ayah Bundamu
menunggu di istana.”
Setelah mohon pamit dan doa restu, Pangeran Aji
Lesmana dan Puteri Rauna berangkat menuju ke
istana. Setibanya di istana, ternyata Ayah Bunda
mereka sedang sakit. Mereka segera memeluk
kedua orang tua mereka yang berbaring lemah
itu.
Puteri Rauna lalu meracik dua kuntum melati
pemberian Panembahan. Kemudian diberikan
pada ayah ibu mereka. Ajaib! Seketika sembuhlah
Raja dan Ratu. Sifat mereka pun berubah.
Pangeran dan Puteri Rauna sangat bahagia.
Mereka meminta bibit melati ajaib itu pada
Panembahan. Dan menanamnya di taman
mereka. Sehingga istana mereka dikenal dengan
nama Istana Bunga. Istana yang dipenuhi
kelembutan hati dan kebahagiaan.
. Mudik atau pulang kampung menggunakan bus ataupun kendaraan umum lainnya tentu lebih hemat dan aman dari pada menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu, mudik menggunakan kendaraan umum juga bisa bermanfaat untuk membantu mengurangi kemacetan akibat banyaknya para pemudik yang pulang kampung. Berikut ini adalah beberapa tips sederhana agar mudik anda tetap aman dan nyaman selama naik bus atau kendaraan umum lainnya: Tentukan kendaraan atau angkutan yang akan digunakan. Tentukan apakah akan menggunakan angkutan (bus) biasa, AC atau AC eksekutif. Pesanlah tiket kendaraan melalui kantor perwakilan atau agen yang resmi. Bawalah barang secukupnya saja, jangan berlebihan. Membawa banyak barang bisa jadi nanti akan dikenakan ongkos bagasi. Selain itu, pencopet kerap mencari target orang-orang yang kerepotan membawa barang. Gunakan alas kaki yang memudahkan anda bergerak. Jangan menggunakan sepatu berhak tinggi (wanita), bersol (pria), atau sendal jepit. Jangan menggunakan perhiasan yang mencolok dan pastikan barang-barang berharga tersimpan dengan aman. Bawalah makanan dan minuman ringan untuk bekal di perjalanan. Kemacetan saat mudik biasanya membuat jadwal makan atau berhenti bus tidak menentu. Bawalah obat-obatan semisal minyak angin, antimo atau lainnya untuk berjaga-jaga selama di perjalanan. Selalu waspada selama di perjalanan. Jangan memakan makanan atau minuman dari teman seperjalanan yang baru anda kenal. Pastikan anda mengetahui letak dan prosedur penggunaan alat-alat keselamatan didalam bus. Perhatikan cara pengemudi menjalankan tugasnya, jika ugal-ugalan segera tegur atau laporkan di no pengaduan / layanan pelanggan Simpan tiket perjalanan anda. Pastikan tiket anda tidak tertinggal atau tercecer dijalan. Berdo’alah sebelum memulai perjalanan agar selamat sampai tujuan.
. Helm. Ini equipment utama dari berkendara sepeda
motor. Sesuai Undang-undang No. 22 tahun 2009
Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan pasal 106 ayat
8 (semua pengendara sepeda motor dan penumpangnya
memakai helm yang memenuhi SNI). Helm merupakan
alat keselamatan pertama ketika terjadi benturan keras.
Isi kepala kita, lebih mahal dari pada harga helm. So,
membeli helm dengan harga diatas 100rb masih
tergolong murah. Pilihlah elm yang ringan di kepala
dan sesuai ukuran kepala kita. Helm yang longgar akan
menyebabkan rasa tidak nyaman ketika berkendara. Pilih
kaca helm yang bening, atau pelangi boleh asal yang
tidak gelap sekali, pemilihan ini berguna saat cuaca
hujan deras dan malam hari. Kaca helm yang sudah
banyak goresan, sebaiknya segera di ganti. Cara
membersihkan kaca helm bisa dibersihkan dengan
minyak kayu putih.
Jaket . Equipment ini selain melindungi pengendara dari
dingin dan panas, juga melindungi dari benturan saat
berkendara, baik disebabkan karena jatuh, angin atau
lemparan benda kecil. Pilihlah jaket yang pas untuk
ukuran badan, tidak terlalu longgar dan ketat. Jaket kulit
sangat disarankan dalam berkendara, karena lebih tahan
untuk melindungi dari benturan. Jaket dari bahan kain
perlu memperhatikan ketebalan dan bahan. Jaket yang
baik adalah jaket yang menutupi badan pengendara,
termasuk lengan dan leher. Bila perlu, bisa memilih jaket
yang water
Masker . Masker melindungi pengendara dari asap dan
bau ketika berkendara. Masker yang baik, apabila mampu
menahan asap kendaraan dan nyaman di pakai. Apabila
membeli masker, cobalah dahulu, sesuaikan dengan
ukuran kepala masing-masing. Memakai sleyer sebagai
pengganti masker tidak disarankan, kecuali terbuat dari
material yang baik dan tidak mengganggu pernafasan.
Masker disarankan menutup hidung dan leher. Cuci
masker yang ada sebelum berpergian, agar bau masker
lebih harum dan bersih. Apabila masker hanya menutup
muka bagian bawah saja sudah cukup, namun apabila
memakai masker sampai ke leher akan lebih baik karena
menahan leher dari angin
Kaos Tangan . Material ini membantu pengendara dalam
urusan handle kendaraan. Licinnya stang kemudi bisa di
atasi dengan Kaos tangan. Beberapa jenis kaos tangan
beredar di pasaran, sebagai pertimbangan : pilih kaos
tangan yang tidak terkalu kaku bahannya. Bisa juga
memilih kaos tangan yang tidak menutup semua jari.
Yang jelas, ketika memakai kaos tangan, kita bisa bebas
mengerakkan jari-jari. Bahan dari semi kulit sangat
disarankan, tapi misal bahan berasal dari kain tidaklah
mengapa.
Sepatu dan Kaos Kaki. Sangat disarankan, ketika hendak
mudik memakai sepatu dan kaos kaki. Selain nyaman,
pengendara akan terlindungi ketika terjadi benturan
keras. Memakai sandal tidak disarankan, kecuali sandal
tersebut memiiki kait pengaman dan melindungi hampir
semua area kaki (biasa disebut sandal gunung).
Otomatis kaos kaki harus ektra tebal. Banyak ketika
terjadi benturan, sandal terlepas dari pengendara, hal ini
sangat disayangkan. Karena kaki merupakan salah satu
bagian utama hadling berkendara yaitu pengereman
(untuk motor tipe manual).
Tas bagpack dan Traveling . Tentu saja peripheral ini tak
lepas dari pemudik. Saran yang utama ketika banyak
membawa barang adalah mengirim dengan jasa courier .
Bagpack disarankan sebagai tempat menaruh barang
yang penting ketika perjalanan. Ketika harus
menggunakan tas traveling, usahakan terikat kencang
dan tidak mudah jatuh. Perhatikan juga tali tas tersebut,
/raincoat.jpg" imageanchor="1" >
jangan sampai terurai resiko masuk ke dalam roda atau
rantai. Apabila memakai motor matic, silahkan di taruh
di depan. Untuk motor type cub boleh di depan, dengan
di ikat yang kencang dan tidak boleh melebihi tinggi
stang kemudi. Bisa juga membawa Travel Pouches untuk
menyiman barang yang sering dipakai semisal air dan
dompet.