Thomas Alva Edison, siapa yang tidak kenal dengan nama ini? Semua orang
tahu bahwa dialah penemu bola lampu untuk pertama kalinya.
Dibalik setiap keberhasilan Edison, ternyata dia harus melalui perjuangan yang
sangat berat. Terutama perjuangan untuk menemukan keberhargaan dirinya.
Sejak kecil Edison memiliki masalah dengan pendengarannya. Selain itu
Edison adalah orang yang sangat imajinatif. Akibat kedua hal itu, Edison kecil
mengalami masalah disekolahnya. Karena kekayaan imajinasinya Edison
sering melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya kritis, tetapi
dianggap sebagai kebodohan oleh guru dan murid-murid lainnya. Selain itu,
kesulitan dalam pendengaran membuat Edison semakin terhambat dalam
proses belajarnya. Akhirnya semakin hari Edison semakin bosan dengan
sekolah. Teman-teman dan gurunya menganggap Edison sebagai orang yang
bodoh dan lambat dalam belajar.
Akhirnya Edison keluar dari sekolah. Untuk memenuhi rasa ingin tahu dan
imajinasinya yang luas, Edison membaca banyak buku. Bahkan dia bisa
dikatakan sebagai jenis “omnivora” dalam hal membaca buku. Apapun topik-
topiknya, Edison tetap melahap buku-buku itu dengan antusias.
Dengan bermodalkan pengetahuan yang dia peroleh dari membaca buku dan
berbagai ekperimen yang dia lakukan sendiri, akhirnya Edison berhasil
meniciptakan bola lampu. Proses penemuan bola lampu itu juga tidak
berlangsung mudah. Edison harus mengulangi ribuan eksperimen sebelum
akhirnya berhasil, teratat lebih dari 9000 kali dia gagal, gagal, dan gagal.
Edison juga harus bertahan dari berbagai cemooh dan ejeken dari orang-
orang yang meragukan cita-citanya, Tetapi dia tetap gigih berusaha.
Sebenarnya penemuan Edison tidak hanya bola lampu, Edison berhasil
menemukan berbagai penemuan lainnya. Salah satu penemuan lain yang
terkenal adalah ‘phonegraph’ yang nantinya dikembangkan menjadi alat
pemutar piringan hitam. Bahkan dikhir hidupnya Edison telah mematenkan
1.093 hak cipta atas berbagai penemuannya.
Saat Edison keluar dari sekolahnya, tidak ada yang menyangka bahwa Edison
akan menjadi orang yang sangat berpengaruh pada peradaban manusia.
Bahkan buah hasil usahanya masih kita rasakan hingga hari ini.
terus terang aku wong desa ra sekolah/ asal: dukuh kali salam/dusun petir Desa kebondalem Kc:bawang Kb: banjarnegara
Minggu, 17 Juni 2012
pencipta lampu pertama
Thomas Alva Edison, siapa yang tidak kenal dengan nama ini? Semua orang
tahu bahwa dialah penemu bola lampu untuk pertama kalinya.
Dibalik setiap keberhasilan Edison, ternyata dia harus melalui perjuangan yang
sangat berat. Terutama perjuangan untuk menemukan keberhargaan dirinya.
Sejak kecil Edison memiliki masalah dengan pendengarannya. Selain itu
Edison adalah orang yang sangat imajinatif. Akibat kedua hal itu, Edison kecil
mengalami masalah disekolahnya. Karena kekayaan imajinasinya Edison
sering melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya kritis, tetapi
dianggap sebagai kebodohan oleh guru dan murid-murid lainnya. Selain itu,
kesulitan dalam pendengaran membuat Edison semakin terhambat dalam
proses belajarnya. Akhirnya semakin hari Edison semakin bosan dengan
sekolah. Teman-teman dan gurunya menganggap Edison sebagai orang yang
bodoh dan lambat dalam belajar.
Akhirnya Edison keluar dari sekolah. Untuk memenuhi rasa ingin tahu dan
imajinasinya yang luas, Edison membaca banyak buku. Bahkan dia bisa
dikatakan sebagai jenis “omnivora” dalam hal membaca buku. Apapun topik-
topiknya, Edison tetap melahap buku-buku itu dengan antusias.
Dengan bermodalkan pengetahuan yang dia peroleh dari membaca buku dan
berbagai ekperimen yang dia lakukan sendiri, akhirnya Edison berhasil
meniciptakan bola lampu. Proses penemuan bola lampu itu juga tidak
berlangsung mudah. Edison harus mengulangi ribuan eksperimen sebelum
akhirnya berhasil, teratat lebih dari 9000 kali dia gagal, gagal, dan gagal.
Edison juga harus bertahan dari berbagai cemooh dan ejeken dari orang-
orang yang meragukan cita-citanya, Tetapi dia tetap gigih berusaha.
Sebenarnya penemuan Edison tidak hanya bola lampu, Edison berhasil
menemukan berbagai penemuan lainnya. Salah satu penemuan lain yang
terkenal adalah ‘phonegraph’ yang nantinya dikembangkan menjadi alat
pemutar piringan hitam. Bahkan dikhir hidupnya Edison telah mematenkan
1.093 hak cipta atas berbagai penemuannya.
Saat Edison keluar dari sekolahnya, tidak ada yang menyangka bahwa Edison
akan menjadi orang yang sangat berpengaruh pada peradaban manusia.
Bahkan buah hasil usahanya masih kita rasakan hingga hari ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar